Revelation at the Festival: A Botanist's Quest for Truth
Episode 19 min 25s

Revelation at the Festival: A Botanist's Quest for Truth

Fluent Fiction - Indonesian: Revelation at the Festival: A Botanist's Quest for Truth
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-10-03-07-38-20-id

Story Transcript:

Id: Di suatu pagi yang cerah, burung-burung berkicau riang di Taman Bungawisata, bunga-bunga mekar menyapa wisatawan yang datang.
En: On a bright morning, birds chirped joyfully in Taman Bungawisata, and blooming flowers greeted the arriving tourists.

Id: Festival Bunga Saparua menarik banyak orang ke tempat ini, termasuk Rizki, seorang botanis muda yang penuh ambisi.
En: The Festival Bunga Saparua attracted many people to this place, including Rizki, a young botanist full of ambition.

Id: Dia ditemani Ayu, asisten setianya yang selalu antusias belajar.
En: He was accompanied by Ayu, his faithful assistant who was always eager to learn.

Id: Rizki memandang sekeliling.
En: Rizki looked around.

Id: Warna-warni bunga menari di matanya.
En: The colorful flowers danced before his eyes.

Id: Di kejauhan, ia melihat Dewi, seorang tukang kebun berpengalaman yang terkenal di daerah itu.
En: In the distance, he saw Dewi, an experienced gardener well-known in the area.

Id: Dewi sibuk merawat bunga-bunga, tetapi Rizki merasakan ada yang aneh hari itu.
En: Dewi was busy tending to the flowers, but Rizki sensed that something was odd that day.

Id: “Akhirnya kita datang juga, Ayu,” kata Rizki dengan senyum lebar.
En: "Finally, we’re here, Ayu," said Rizki with a wide smile.

Id: "Di festival ini, aku harap bisa menemukan anggrek langka yang akan mengangkat namaku."
En: "At this festival, I hope to find a rare orchid that will make my name famous."

Id: Ayu mengangguk semangat.
En: Ayu nodded enthusiastically.

Id: "Ya, Pak Rizki! Saya ingin belajar lebih banyak."
En: "Yes, Pak Rizki! I want to learn more."

Id: Namun, Dewi menyembunyikan sebuah rahasia penting.
En: However, Dewi was hiding an important secret.

Id: Anggrek yang dipamerkan ternyata telah dimodifikasi.
En: The orchids on display had been modified.

Id: Rahasia ini dapat menggagalkan rencana Rizki.
En: This secret could ruin Rizki's plans.

Id: Dewi merasa bimbang, apakah harus memberitahukan Rizki atau tidak.
En: Dewi felt torn about whether to tell Rizki or not.

Id: Rizki tidak tahu ini.
En: Rizki didn’t know any of this.

Id: Dia mengejar anggrek itu, berharap dapat mendokumentasikannya.
En: He pursued the orchids, hoping to document them.

Id: Tetapi dia melihat Dewi bertingkah aneh, seakan ingin menyampaikan sesuatu tetapi tertahan.
En: But he noticed Dewi acting strangely as if she wanted to say something but was holding back.

Id: Saat festival mencapai puncaknya, anggrek langka itu siap dipamerkan.
En: As the festival reached its peak, the rare orchid was ready to be displayed.

Id: Dewi tersentak ketika melihat Rizki mendekat untuk memotret anggrek itu.
En: Dewi started when she saw Rizki approaching to photograph the orchid.

Id: Dia merasa ini saatnya untuk mengungkapkan kebenaran.
En: She felt it was time to reveal the truth.

Id: “Rizki,” kata Dewi dengan suara tegas, “Aku harus bilang ini padamu.
En: "Rizki," Dewi said firmly, “I have to tell you this.

Id: Anggrek ini tidak seperti tampak.
En: This orchid is not as it seems.

Id: Ia tidak alami.”
En: It is not natural.”

Id: Rizki terkejut.
En: Rizki was shocked.

Id: “Apa maksudmu?”
En: “What do you mean?”

Id: Dewi menjelaskan bahwa...

Community discussion