Revelation at the Festival: A Botanist's Quest for Truth
Fluent Fiction - Indonesian: Revelation at the Festival: A Botanist's Quest for Truth
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-10-03-07-38-20-id
Story Transcript:
Id: Di suatu pagi yang cerah, burung-burung berkicau riang di Taman Bungawisata, bunga-bunga mekar menyapa wisatawan yang datang.
En: On a bright morning, birds chirped joyfully in Taman Bungawisata, and blooming flowers greeted the arriving tourists.
Id: Festival Bunga Saparua menarik banyak orang ke tempat ini, termasuk Rizki, seorang botanis muda yang penuh ambisi.
En: The Festival Bunga Saparua attracted many people to this place, including Rizki, a young botanist full of ambition.
Id: Dia ditemani Ayu, asisten setianya yang selalu antusias belajar.
En: He was accompanied by Ayu, his faithful assistant who was always eager to learn.
Id: Rizki memandang sekeliling.
En: Rizki looked around.
Id: Warna-warni bunga menari di matanya.
En: The colorful flowers danced before his eyes.
Id: Di kejauhan, ia melihat Dewi, seorang tukang kebun berpengalaman yang terkenal di daerah itu.
En: In the distance, he saw Dewi, an experienced gardener well-known in the area.
Id: Dewi sibuk merawat bunga-bunga, tetapi Rizki merasakan ada yang aneh hari itu.
En: Dewi was busy tending to the flowers, but Rizki sensed that something was odd that day.
Id: “Akhirnya kita datang juga, Ayu,” kata Rizki dengan senyum lebar.
En: "Finally, we’re here, Ayu," said Rizki with a wide smile.
Id: "Di festival ini, aku harap bisa menemukan anggrek langka yang akan mengangkat namaku."
En: "At this festival, I hope to find a rare orchid that will make my name famous."
Id: Ayu mengangguk semangat.
En: Ayu nodded enthusiastically.
Id: "Ya, Pak Rizki! Saya ingin belajar lebih banyak."
En: "Yes, Pak Rizki! I want to learn more."
Id: Namun, Dewi menyembunyikan sebuah rahasia penting.
En: However, Dewi was hiding an important secret.
Id: Anggrek yang dipamerkan ternyata telah dimodifikasi.
En: The orchids on display had been modified.
Id: Rahasia ini dapat menggagalkan rencana Rizki.
En: This secret could ruin Rizki's plans.
Id: Dewi merasa bimbang, apakah harus memberitahukan Rizki atau tidak.
En: Dewi felt torn about whether to tell Rizki or not.
Id: Rizki tidak tahu ini.
En: Rizki didn’t know any of this.
Id: Dia mengejar anggrek itu, berharap dapat mendokumentasikannya.
En: He pursued the orchids, hoping to document them.
Id: Tetapi dia melihat Dewi bertingkah aneh, seakan ingin menyampaikan sesuatu tetapi tertahan.
En: But he noticed Dewi acting strangely as if she wanted to say something but was holding back.
Id: Saat festival mencapai puncaknya, anggrek langka itu siap dipamerkan.
En: As the festival reached its peak, the rare orchid was ready to be displayed.
Id: Dewi tersentak ketika melihat Rizki mendekat untuk memotret anggrek itu.
En: Dewi started when she saw Rizki approaching to photograph the orchid.
Id: Dia merasa ini saatnya untuk mengungkapkan kebenaran.
En: She felt it was time to reveal the truth.
Id: “Rizki,” kata Dewi dengan suara tegas, “Aku harus bilang ini padamu.
En: "Rizki," Dewi said firmly, “I have to tell you this.
Id: Anggrek ini tidak seperti tampak.
En: This orchid is not as it seems.
Id: Ia tidak alami.”
En: It is not natural.”
Id: Rizki terkejut.
En: Rizki was shocked.
Id: “Apa maksudmu?”
En: “What do you mean?”
Id: Dewi menjelaskan bahwa...
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-10-03-07-38-20-id
Story Transcript:
Id: Di suatu pagi yang cerah, burung-burung berkicau riang di Taman Bungawisata, bunga-bunga mekar menyapa wisatawan yang datang.
En: On a bright morning, birds chirped joyfully in Taman Bungawisata, and blooming flowers greeted the arriving tourists.
Id: Festival Bunga Saparua menarik banyak orang ke tempat ini, termasuk Rizki, seorang botanis muda yang penuh ambisi.
En: The Festival Bunga Saparua attracted many people to this place, including Rizki, a young botanist full of ambition.
Id: Dia ditemani Ayu, asisten setianya yang selalu antusias belajar.
En: He was accompanied by Ayu, his faithful assistant who was always eager to learn.
Id: Rizki memandang sekeliling.
En: Rizki looked around.
Id: Warna-warni bunga menari di matanya.
En: The colorful flowers danced before his eyes.
Id: Di kejauhan, ia melihat Dewi, seorang tukang kebun berpengalaman yang terkenal di daerah itu.
En: In the distance, he saw Dewi, an experienced gardener well-known in the area.
Id: Dewi sibuk merawat bunga-bunga, tetapi Rizki merasakan ada yang aneh hari itu.
En: Dewi was busy tending to the flowers, but Rizki sensed that something was odd that day.
Id: “Akhirnya kita datang juga, Ayu,” kata Rizki dengan senyum lebar.
En: "Finally, we’re here, Ayu," said Rizki with a wide smile.
Id: "Di festival ini, aku harap bisa menemukan anggrek langka yang akan mengangkat namaku."
En: "At this festival, I hope to find a rare orchid that will make my name famous."
Id: Ayu mengangguk semangat.
En: Ayu nodded enthusiastically.
Id: "Ya, Pak Rizki! Saya ingin belajar lebih banyak."
En: "Yes, Pak Rizki! I want to learn more."
Id: Namun, Dewi menyembunyikan sebuah rahasia penting.
En: However, Dewi was hiding an important secret.
Id: Anggrek yang dipamerkan ternyata telah dimodifikasi.
En: The orchids on display had been modified.
Id: Rahasia ini dapat menggagalkan rencana Rizki.
En: This secret could ruin Rizki's plans.
Id: Dewi merasa bimbang, apakah harus memberitahukan Rizki atau tidak.
En: Dewi felt torn about whether to tell Rizki or not.
Id: Rizki tidak tahu ini.
En: Rizki didn’t know any of this.
Id: Dia mengejar anggrek itu, berharap dapat mendokumentasikannya.
En: He pursued the orchids, hoping to document them.
Id: Tetapi dia melihat Dewi bertingkah aneh, seakan ingin menyampaikan sesuatu tetapi tertahan.
En: But he noticed Dewi acting strangely as if she wanted to say something but was holding back.
Id: Saat festival mencapai puncaknya, anggrek langka itu siap dipamerkan.
En: As the festival reached its peak, the rare orchid was ready to be displayed.
Id: Dewi tersentak ketika melihat Rizki mendekat untuk memotret anggrek itu.
En: Dewi started when she saw Rizki approaching to photograph the orchid.
Id: Dia merasa ini saatnya untuk mengungkapkan kebenaran.
En: She felt it was time to reveal the truth.
Id: “Rizki,” kata Dewi dengan suara tegas, “Aku harus bilang ini padamu.
En: "Rizki," Dewi said firmly, “I have to tell you this.
Id: Anggrek ini tidak seperti tampak.
En: This orchid is not as it seems.
Id: Ia tidak alami.”
En: It is not natural.”
Id: Rizki terkejut.
En: Rizki was shocked.
Id: “Apa maksudmu?”
En: “What do you mean?”
Id: Dewi menjelaskan bahwa...
You May Also Like

Shimon Davis
Shimon Davis

Bloco Podcast
Hugo Quinteiro

Bedros Keuilian Podcast Show
Bedros Keuilian

Your Ultimate Life with Kellan Fluckiger
Kellan Fluckiger

Existential Stoic Podcast
Danny & Randy

Bishop TD Jakes Sermons
Word Life

Whole Again: A Fresh Approach to Mindfulness and Resilience Through Kintsugi Wisdom
Michael OBrien | Mindfulness & Resilience Coach

Hamza Selfimprovement
Adonis Gang

THE ED MYLETT SHOW
Ed Mylett

リセマム 最新教育情報
株式会社イード
Community discussion