Orchids and Allyship: A Botanist's Journey
Fluent Fiction - Indonesian : Orchids and Allyship: A Botanist's Journey Find the full episode transcript, vocabulary words, and more: fluentfiction.com/id/episode/2025-09-07-22-34-02-id Story Transcript: Id: Langit cerah menyinari Kebun Raya Bogor pada bulan September yang kering. En: The bright sky illuminated the Kebun Raya Bogor on a dry September day. Id: Pepohonan hijau menjulang tinggi, dan bunga-bunga mekar memperindah setiap sudut taman. En: Tall green trees towered, and blooming flowers adorned every corner of the garden. Id: Aditya berjalan dengan langkah mantap, meskipun di hatinya ada sedikit keraguan. En: Aditya walked with determined steps, although there was a bit of doubt in his heart. Id: Hari ini, dia bertekad mencari anggrek langka yang dapat melengkapi koleksi pribadinya. En: Today, he was determined to find a rare orchid to complete his personal collection. Id: Aditya adalah seorang pemuda yang mengabdikan hidupnya untuk tanaman. En: Aditya was a young man who devoted his life to plants. Id: Dia sering menghabiskan waktu di kebun raya, terpesona oleh keragaman flora yang ada. En: He often spent time at the botanical garden, mesmerized by the diversity of flora. Id: Namun, satu hal yang belum dia miliki adalah anggrek yang sangat jarang ditemukan. En: However, one thing he did not yet have was an orchid that was very rarely found. Id: Sebuah bunga yang menjadi simbol keahlian seorang ahli tanaman seperti dirinya. En: A flower that symbolized the skill of a botanist like himself. Id: Mentornya dulu pernah mengatakan bahwa mendapatkan anggrek itu adalah pencapaian besar. En: His mentor once said that obtaining such an orchid was a great achievement. Id: Saat Aditya berjalan menjelajahi taman, dia melihat Bayu dan Rina. En: As Aditya wandered through the garden, he saw Bayu and Rina. Id: Bayu adalah teman lamanya, sedangkan Rina adalah seorang penggemar tanaman yang juga mencari anggrek langka dengan penuh semangat. En: Bayu was an old friend, while Rina was a plant enthusiast also eagerly searching for rare orchids. Id: Hari ini, kebun raya lebih ramai dari biasanya. En: Today, the botanical garden was busier than usual. Id: Penggemar tanaman dari seluruh penjuru datang, berharap menemukan harta karun botani. En: Plant enthusiasts from all over had come, hoping to find botanical treasures. Id: "Iya, aku dengar ada anggrek spesial," kata Rina pada Bayu. En: "Yes, I heard there's a special orchid," said Rina to Bayu. Id: Sama seperti Aditya, dia berencana mendapatkan anggrek terakhir yang ada. En: Like Aditya, she planned to get the last orchid available. Id: Aditya merasa dadanya berdebar. En: Aditya felt his heart pounding. Id: Dia harus segera bertindak, atau kesempatan ini akan sirna. En: He had to act quickly, or this opportunity would be gone. Id: Aditya berpikir untuk bekerja sama dengan Rina. En: Aditya thought about teaming up with Rina. Id: Namun, dia sadar bahwa memilih jalan ini bisa berarti meninggalkan cita-citanya untuk membuktikan kemampuannya sendiri. En: However, he realized that choosing this path could mean giving up his ambition to prove his own skills. Id: Di satu sisi, dia menghargai kerjasama, tetapi di sisi lain, hasrat membuktikan dirinya lebih kuat. En: On one hand, he valued cooperation, but on the other, the desire to prove himself was stronger. Id: Dengan tekad bulat, Aditya memutuskan berjuang sendiri kali ini. En: With firm resolve, Aditya decided to go it alone this time. Id: Di bagian penjualan, suara riuh para pencari tanaman terdengar. En: In the sales area, the excited chatter of plant seekers was loud. Id: Di tengah kerumunan, dia melihat sebuah meja dengan tanda 'Anggrek Langka - Terbatas'. En: Amidst the crowd, he saw a table with a sign 'Rare Orchids - Limited'. Id: Aditya dan Rina menghampiri meja itu hampir bersamaan. En: Aditya and Rina approached the table almost simultaneously. Id: Di sana, tersisa satu pot anggrek yang luar biasa mempesona. En: There, one pot with an extraordinarily stunning orchid remained. Id: Waktu terasa begitu cepat. En: Time seemed to pass quickly. Id: Tiba-tiba, keduanya mengulurkan tangan untuk meraih anggrek terakhir. En: Suddenly, they both reached out to grab the last orchid. Id: Dengan hati-hati, Aditya menghela napas dan berkata, "Mungkin kita bisa berbagi. En: Carefully, Aditya took a deep breath and said, "Maybe we could share." Id: " Rina terkejut, tapi senang. En: Rina was surprised but pleased. Id: Dia tersenyum hangat ketika dia menyadari bahwa Aditya memilih berbagi sebagai jawaban atas persaingan ini. En: She gave a warm smile when she realized that Aditya chose sharing as the answer to this competition. Id: Akhirnya, Aditya menyadari bahwa kebahagiaan tidak hanya datang dari kesendirian. En: Finally, Aditya realized that happiness didn't only come from solitude. Id: Kerjasama pun memberikan kebahagiaan dan makna. En: Cooperation also brought joy and meaning. Id: Bersama Rina, dia berjanji akan merawat angg
You May Also Like

How I Work
Amantha Imber

SHIR HADASH
Shir Hadash

Life Hacks DIY & More - Transform Your Everyday With Simple Tricks and DIY Magic!
Byte & Pieces

Motivational Speeches
Motivationly

The Sevan Podcast
Sevan Matossian
Studying Kabbalah #kab_eng
Bnei Baruch Kabbalah Education and Research Institute, Бней Барух – Ассоциация "Каббала Ла-Ам"

Shimon Davis
Shimon Davis

Les dents et dodo
BFMTV

edWebcasts
edWeb
Kabbalah: Daily Lessons | mp3 #kab_fre
Bnei Baruch Kabbalah Education and Research Institute, Бней Барух – Ассоциация "Каббала Ла-Ам"
Community discussion