Invisible Shoes and Muddy Laughs: A Day at Tegalalang Terrace
Episode 19 min 17s

Invisible Shoes and Muddy Laughs: A Day at Tegalalang Terrace

Fluent Fiction - Indonesian: Invisible Shoes and Muddy Laughs: A Day at Tegalalang Terrace
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-10-03-22-34-01-id

Story Transcript:

Id: Musim semi di Tegalalang Rice Terrace.
En: Spring at Tegalalang Rice Terrace.

Id: Sinar matahari menyinari sawah hijau yang luas.
En: The sunlight shines on the vast green fields.

Id: Langit biru tanpa awan menghiasi pemandangan.
En: A cloudless blue sky adorns the scenery.

Id: Hari itu, orang-orang merayakan Galungan, hari raya yang meriah di Bali.
En: That day, people were celebrating Galungan, a festive holiday in Bali.

Id: Sari, Budi, dan Rani berjalan melewati terasering, merasakan angin lembut yang sejuk.
En: Sari, Budi, and Rani walked past the terraced fields, feeling the cool gentle breeze.

Id: "Budi, apa itu di kakimu?
En: "Budi, what is that on your feet?"

Id: " tanya Sari sambil menunjuk kaki Budi.
En: asked Sari, pointing at Budi's feet.

Id: Budi tersenyum lebar.
En: Budi grinned wide.

Id: "Ini adalah sepatu tak terlihatku!
En: "These are my invisible shoes!"

Id: " katanya penuh semangat.
En: he said enthusiastically.

Id: "Kalian tak percaya?
En: "Don't believe me?

Id: Ini benar-benar ada!
En: They're really here!"

Id: "Rani menggelengkan kepala, tertawa kecil.
En: Rani shook her head, chuckling lightly.

Id: "Budi, kamu pasti bercanda.
En: "Budi, you must be joking.

Id: Sepatu tak terlihat?
En: Invisible shoes?

Id: Bagaimana caranya?
En: How is that possible?"

Id: " tanyanya, sedikit tidak yakin namun penasaran.
En: she asked, a bit skeptical but curious.

Id: Budi mengangkat tangannya, meminta perhatian.
En: Budi raised his hand, asking for attention.

Id: "Aku akan membuktikannya!
En: "I'll prove it!"

Id: " ujarnya dengan percaya diri.
En: he declared confidently.

Id: "Aku bisa berjalan melintasi ladang lumpur tanpa kotor!
En: "I can walk across the muddy field without getting dirty!"

Id: "Sari tertawa, setengah tidak percaya.
En: Sari laughed, half in disbelief.

Id: "Baiklah, kami ingin melihat itu," ujarnya menantang.
En: "Alright, we want to see that," she said challengingly.

Id: Di depan ladang berlumpur, Budi berdiri mantap.
En: In front of the muddy field, Budi stood steady.

Id: Sari dan Rani mengawasi dengan mata lebar.
En: Sari and Rani watched with wide eyes.

Id: Perlahan Budi melangkah.
En: Slowly, Budi stepped forward.

Id: Kakinya menyentuh lumpur.
En: His feet touched the mud.

Id: Awalnya Budi melangkah dengan hati-hati.
En: At first, Budi stepped cautiously.

Id: Namun, langkahnya semakin cepat dan penuh keyakinan.
En: But then, his steps became quicker and more confident.

Id: Namun, tiba-tiba kakinya terperosok.
En: Yet suddenly his foot slipped.

Id: Budi terjatuh, tubuhnya masuk ke dalam lumpur.
En: Budi fell, his body sinking into the mud.

Id: Lumpur coklat kini menutupi kakinya hingga setengah badan.
En: The brown mud now covered his legs up to half his body.

Id: Sari dan Rani tertawa terbahak-bahak melihat Budi.
En: Sari and Rani burst out laughing at the sight of Budi.

Id: "Sari, mungkin ini bukan sepatu tak terlihat," canda Rani, sambil menahan tawa.
En: "Sari, maybe these aren't invisible shoes," teased Rani, holding back her laughter.

Id: Budi duduk di tengah lumpur,...

Community discussion